Mendikbud: Masyarakat Sedang Alami Peningkatan Kesadaran dan Kepercayaan Terhadap Pemerintah

Jakarta, Kemendikbud — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyambut baik kunjungan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dalam rangka penyampaian kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di bidang pendidikan. Kunjungan anggota Komnas HAM yang diwakili oleh Hafid Abbas dan jajarannya ini diterima langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan, beserta jajarannya di kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (9/1/2015).

Hafid mengatakan, tahun 2014 Komnas HAM telah menerima 7.500 pengaduan dari masyarakat termasuk di dalamnya masalah-masalah yang terkait dengan pendidikan. Hal ini, kata dia, mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun sebelumnya yang berjumlah 6.000 pengaduan. “Temuan kami di lapangan salah satunya adalah tentang kekerasan yang terjadi di sekolah-sekolah,” katanya.

Mendikbud Anies menanggapi, memang sudah terjadi perubahan besar di masyarakat bahwa pemerintah sudah harus melihat posisinya untuk melayani. Pengaduan itu, kata dia, sebetulnya masyarakat sedang mengalami peningkatan kesadaran sekaligus kepercayaan terhadap pemerintah. “Kalau masyarakat tidak sadar dan percaya maka tidak akan mengadu. Aspek tingkat kepercayaan ini harus dirawat,” tuturnya.

Mendikbud Anies mengungkapkan, berdasarkan pengamatan pada pemberitaan media sejak Oktober 2014 masalah kekerasan di sekolah memang luar biasa besar. Hal ini, kata dia, bisa dikarenakan jumlah kejadiannya yang meningkat atau exposure media yang meningkat. “Apapun itu, ini adalah salah satu masalah di dunia pendidikan. Kita melihat kekerasan yang terjadi di sekolah ini sebagai anak didik yang memerlukan arahan,” ujarnya.

Mendikbud Anies mengatakan akan memperkuat kepala sekolah dan bimbingan sekolah di setiap sekolah. Apabila kepala sekolahnya baik, kata dia, seharusnya dapat mendeteksi potensi masalah yang muncul di sekolahnya termasuk masalah kekerasan seperti tawuran dan sebagainya. “Secara umum kita akan melakukan peningkatan pengelolaan sekolah dan alternatif-alternatif kegiatan untuk anak didik agar menjadi semakin menarik,” kata mantan rektor Universitas Paramadina itu. (Agi Bahari)

sumber: http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/3707

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: